Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung

"Itu memang kita akan sedang tertibkan sama-sama. Karena itu menyangkut masalah keamanan juga. Itu sebabnya saya sama Avionics Security itu sedang keliling untuk memastikan bahwa di seputaran itu tidak ada pembakaran-pembakaran yang bisa mengganggu penerbangan," kata Farhan di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).
Farhan memastikan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Bandung akan segera dilakukan paling lambat pada bulan September 2026 mendatang.
Selain melakukan perbaikan infrastruktur penunjang, Saat ini yang tengah berlangsung adalah menunggu kepastian dari maskapai terkait izin rute terbang dari Kementrian Perhubungan.
"Kita lagi menunggu tentang kepastian dari jadwal penerbangan masing -masing maskapai. Karena bagaimanapun juga, mereka menunggu izin dari Dirjen," ungkapnya.
Tidak hanya dalam negeri saja, menurut Farhan, hampir bisa dipastikan beberapa maskapai penerbangan juga mengajukan izin untuk penerbangan atau kedatangan direct ke beberapa negara di asean.
"Kalau rencana mah banyak lho, ya. Ada berapa tuh, 10 apa 11 destinasi, termasuk 3 rute internasional," jelasnya.
Kemudian, Farhan mengatakan Bandara Husein Sastra Bandung juga akan melakukan branding ulang agar tampak lebih segar.
Dari sisi transportasi pun Farhan mengatakan pihaknya saat ini tengah mencari mitra yang mampu untuk menghandle shutlle dari bandara menuju destinasi-destinasi populer.
"Shuttle itu kan banyak konsekuensinya, Mulai dari siapa operatornya, berapa banyak daya tampung, shuttle-nya ke mana saja. Nah, itu hal-hal yang perlu kita tawarkan kepada mitra-mitra swasta," katanya.
Sebelumnya: Hobi Lari Bawa Pasutri Asal Tangerang Keliling Indonesia
Selanjutnya: Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah
Artikel Terkait
- Plt Gubri: PAD Sering Kali Belum Mencukupi untuk Pembangunan
- Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng
- Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar
- Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
- Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen
- Belajar dari Nama Bayi MBG, Mengapa Nama Tak Boleh Menggunakan Singkatan?
- Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
- OSCT Indonesia Gandeng BOPPJ Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran Laut
