Ortu Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Buka Suara

Orang tua remaja laki-laki di Sidoarjo, Jawa Timur bugil saat terima pesanan pengemudi ojek online berinisial R buka suara. R mengaku sempat terkejut sebab anaknya sampai bugil.
Ayah R mengaku pernah melihat anaknya bugil di teras rumah. Dia mengatakan remaja berusia 18 tahun itu tak merespons apapun saat ditegor.
"Saya pernah melihat sendiri anak saya dalam kondisi seperti itu di teras rumah. Saat saya tanya sedang apa, dia hanya tenang lalu masuk ke kamar mandi," kata R saat pertemuan di Balai Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, dilansir detikJatim, Minggu .
R dan istri telah bercerai. Menurutnya, pengawasan terhadap anak remajanya itu kurang karena dirinya maupun mantan istrinya sama-sama bekerja di Surabaya.
"Saya dan ibunya sudah bercerai. Kami memang jarang di rumah karena bekerja di Surabaya, sehingga pengawasannya kurang," ujarnya.
Dia mengaku kaget lantaran video anaknya itu viral. Kejadian itu terjadi beberapa bulan setelah dia melihat anaknya sempat bugil.
"Saya kaget karena ternyata yang viral itu anak saya sendiri. Informasinya saat itu ada pengemudi ojol yang mengantarkan pesanan ke rumah," tuturnya.
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video 'Remaja di Makassar Bikin Skenario Diculik-Minta Tebusan Rp 5 Juta':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Brimob Polda Metro Gagalkan Aksi Vandalisme Fasilitas Umum di Jaktim
Selanjutnya: Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
Artikel Terkait
- 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?
- Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG
- DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid
- Makin Tak Didukung Warga AS, Israel Gelontorkan Rp 897 M untuk Perbaiki Citra
- 5 Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil
- PPP Dorong Keterwakilan Perempuan 30% Lebih di Legislatif pada Pemilu 2029
- Bina Marga DKI: Belum Ada Kesepakatan Ganti Rugi JPO Tendean Usai Ditabrak Truk
- Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
