PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air

Selain memberikan kompensasi, PAM Jaya juga menyiagakan mobil tangki air gratis serta memasang tandon berkapasitas 5.000 liter dan 1.000 liter di sejumlah titik untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Syahrul memastikan proses perawatan instalasi terus dioptimalkan agar distribusi air dapat kembali normal secepat mungkin.
Pelanggan yang membutuhkan bantuan distribusi air bersih dapat menghubungi Call Center PAM Jaya di nomor 1500 223.
Sebelumnya, PAM Jaya mengumumkan penghentian sementara pasokan air di tujuh kelurahan di Jakarta Barat pada 17-22 Juli 2026.
Gangguan tersebut terjadi karena PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) melakukan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota guna menjaga keandalan sistem penyediaan air minum.
Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota ke jaringan distribusi PAM Jaya mengalami penyesuaian. Kondisi ini menyebabkan tekanan air menurun hingga penghentian sementara aliran air di sejumlah wilayah.
Sebanyak 55.272 pelanggan terdampak akibat pekerjaan tersebut.
Wilayah yang mengalami gangguan meliputi Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
Sebelumnya, PAM Jaya telah mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai.
Pasokan air diperkirakan kembali normal secara bertahap setelah proses perawatan instalasi selesai.
Sebelumnya: Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
Selanjutnya: Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
Artikel Terkait
- Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako
- Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar
- Stres Berat Bikin Durasi Haid Lebih Lama? Ini Kata Dokter
- Bareskrim Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Apartemen Jaktim, 3 Jadi Tersangka
- Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
- Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG
- Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
- Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
