Pilih Rasuna Said Dibanding Bundara HI untuk CFD, Warga: Lebih Sepi, Lebih Fokus Olahraga

Sejumlah warga mengaku lebih memilih berolahraga di area Car Free Day (CFD) Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, karena lebih sepi.
"Lebih sepi, enak enggak ruwet kayak di Bundaran Hotel Indonesia (HI) atau Sudirman kan banyak banget orang," tutur warga Tebet, Jakarta Selatan, Maryani (45), ketika dijumpai Kompas.com, Minggu (19/7/2026).
Tak terlalu ramainya orang membuat Maryani lebih fokus melakukan olahraga favoritnya seperti berlari.
Baginya, berlari di Jalan Rasuna Said lebih bebas hambatan, dibandingkan di kawasan Bundaran HI atau Sudirman hingga Senayan.
Selain itu, kawasan Rasuna Said dipilih karena lebih dekat dengan rumahnya.
Warga Kuningan, Jakarta Selatan, Dena (25), juga mengaku lebih senang CFD di Jalan Rasuna Said.
"Senangnya karena mungkin enggak terlalu ramai ya, pedagangnya juga enggak masuk area CFD, mereka di jalan-jalan kecil jadi lebih rapi," tutur Dena di lokasi.
Dena mengatakan, minggu ini cukup ramai dibandingkan biasanya, karena ada event berlari santai sejauh 5 kilometer yang diadakan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) Republik Indonesia (RI) di Jalan H.R. Rasuna Said.
"Ini ada event lari aja, jadinya ramai. Kalau enggak mah enggak terlalu ramai begini, enak buat fokus olahraga lebih segar juga," sambung dia.
Di sisi lain, Dena senang CFD di Rasuna Said karena area parkir kendaraannya yang tak jauh.
Warga Kebayoran, Jakarta Selatan, Fakih (26), juga memilih rutin CFD di Rasuna Said, karena sepi.
"Dulu kan mau CFD malas ya, karena di HI itu ramai banget, Senayan juga. Tapi pas ada Rasuna Said, baru mau lari di CFD karena enggak terlalu ramai," tutur dia.
Fakih juga merasa CFD di Rasuna Said lebih nyaman, karena kawasannya sudah tertata lebih rapi.
"Sekarang mah enak rapi, enggak ada tiang monorel lagi, trotoar juga luas, bersih dari sampah juga," ujar dia.
Sebelumnya: Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar
Selanjutnya: Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor
Artikel Terkait
- Shin Tae-yong Jawab Nasib Andritany dan Rumor Marselino Ferdinan
- Viral Kolesom Jumbo di Jaksel yang Menurut LPPOM Haram, Ini Alasannya
- PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan ke Mitra Buntut Pekerja Tewas di Jaktim
- "Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
- BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK
- Jaga Inflasi Terkendali, Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan & Distribusi
- Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
- Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Terkendala Kabut dan Jalan Rusak
