Seorang Petani di Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

Sebelum kejadian, sekitar pukul 07.00 Wita, korban bersama adiknya, RN (43), duduk minum kopi.
Tak lama berselang, tiba-tiba terdengar suara anjing menggonggong.
Korban mengambil peralatan berburu berupa parang, tombak dan senapan angin, lalu bergegas menuju lokasi anjing yang menggonggong.
"Jaraknya kurang lebih sekitar 500 meter dari rumah korban. RN menunggu di rumah," katanya.
Leonardus melanjutkan, setelah lama menunggu, RN pergi mencari korban di pondok.
Di sana ia hanya mendapati seekor anjing milik korban. RN mengikuti jejak anjing tersebut ke arah korban.
Ia terkejut lantaran menemukan korban sudah tak bernyawa. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga.
Leonardus menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Watubaing ditemukan beberapa luka gigitan pada tubuh korban.
"Ditemukan beberapa gigitan pada tubuh korban yang diduga berasal dari gigitan babi hutan," tandasnya.
Sebelumnya: Jaga Sinergitas, Kapolres dan Dandim Jaksel Serap Aspirasi Warga
Selanjutnya: AS-Iran Perang Lagi, 18 Maskapai Ini Batalkan Penerbangan ke Timur Tengah
Artikel Terkait
- Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
- Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan
- Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
- Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
- Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
- Pigai Dorong Penyelesaian Konflik Adonara Lewat Pendekatan Budaya, Ini Alasannya
- Sambut HDI 2026, DWP Kemensos Gelar Beauty Class untuk Pegawai Perempuan
- Air Bersih di Kelapa Gading Jakut Mengalir Kecil Hari Ini? PAM Jaya Ungkap Penyebabnya
