Bay Compass
Lokasi: Beranda > Teknologi > Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1

Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1

Kelonggaran Finansial

Situasi ini memberikan napas lega bagi tim untuk bergerak lebih leluasa di bursa transfer, memungkinkan mereka mengalokasikan seluruh pendapatan demi merekrut amunisi baru.

Perjuangan keras manajemen untuk merapikan pembukuan gaji terlihat nyata melalui kepergian dua pilar, yakni Robert Lewandowski dan Ansu Fati.

Nama terakhir bahkan resmi dilego ke AS Monaco dengan nilai 11 juta euro seusai masa peminjamannya rampung.

Selain itu, meski mereka berinvestasi besar demi mengamankan jasa Anthony Gordon, sang pemain sayap sepakat dengan nominal gaji yang wajar sehingga tidak membebani kas tim.

Kelonggaran ruang gaji ini disebut-sebut melapangkan jalan bagi langkah perekrutan selanjutnya.

Banggakan Kualitas Spanyol

Beralih dari dinamika klub, Presiden LaLiga itu juga membagikan pandangannya mengenai perhelatan turnamen antarnegara tersebut.

Javier Tebas mengaku akan menyaksikan laga pamungkas dengan perasaan gugup, meski tetap menaruh keyakinan penuh pada peluang Spanyol.

Para pemain Timnas Spanyol berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan semifinal antara Perancis vs Spanyol dalam Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, pada 14 Juli 2026 waktu setempat.Xinhua/Huang Zongzhi Para pemain Timnas Spanyol berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan semifinal antara Perancis vs Spanyol dalam Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, pada 14 Juli 2026 waktu setempat.

Dirinya juga menyanjung tinggi keberhasilan skuad Matador saat menundukkan Perancis pada babak semifinal, yang ia gambarkan sebagai salah satu duel paling epik.

“Saya tidak tahu apakah pernah ada pertandingan seperti itu dalam sejarah Piala Dunia,” tegas Tebas.

Sebagai tokoh utama Liga Spanyol, ia tidak melewatkan kesempatan emas ini untuk mengangkat citra kompetisinya.

Keterlibatan puluhan pemain dari liganya yang berlaga di final menjadi bukti nyata tingginya prestise ajang tersebut.

“Kami sering dituduh tidak merekrut pemain dan sebagainya. Spanyol mengembangkan pemain dengan sangat baik, dan kami membuktikannya,” ungkapnya melanjutkan.

"Enam belas di antaranya bermain di liga kami, dan jika ditambah yang berasal dari Argentina, jumlahnya menjadi 24 dari 52 pemain yang akan tampil di final.”

“Ini menunjukkan bahwa kami memiliki kompetisi terbaik di dunia dan pemain-pemain terbaik,” tutup Javier Tebas.

Artikel Terkait