NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendukung pembentukan Panitia Kerja untuk mengawasi penanganan perkara dugaan korupsi yang yang melibatkan eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Ia meminta pengusutan perkara dilakukan hingga tuntas dan menyentuh seluruh pihak yang terlibat.
Sikap itu disampaikan RL dalam rapat khusus Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu .
"Kami, Fraksi NasDem dengan ini menyatakan mendukung dibuatnya, dibentuknya Panja, dengan ketuanya ketua kami, Bapak Habiburokhman," ujar RL.
NasDem menilai kasus tersebut telah melukai rasa keadilan masyarakat. Karena itu, penanganannya diminta tidak berhenti pada pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan tentu kami minta agar kasus ini diusut tuntas sampai ke akar-akarnya karena ini sudah mencederai rasa keadilan masyarakat," lanjutnya.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman sebelumnya menjelaskan Panja dibentuk untuk mengawasi secara langsung proses penanganan perkara yang disebutnya sebagai salah satu dugaan megakorupsi. Panja juga akan memastikan koordinasi antarlembaga penegak hukum berjalan dengan baik.
Usulan pembentukan Panja disetujui seluruh fraksi yang hadir dalam rapat. Selain menyepakati pembentukan Panja, seluruh fraksi juga mendukung Habiburokhman menjadi ketua Panja yang akan mengawasi perkembangan penanganan kasus tersebut.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
Selanjutnya: Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
Artikel Terkait
- Warga Pecantilan Cirebon Tak Minta Pindah Provinsi ke Jateng, Hanya Butuh Jembatan Layak
- Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
- Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
- Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi
- Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
- Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional
- Kabid Pasar Jadi Tersangka Pungli MCK Rp 80 Juta, Pemkot Bekasi Tak Beri Bantuan Hukum
- ASDP Siapkan Sterilisasi Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Masuk Era Digital
