Pria Hendak Perkosa Karyawan Spa di Denpasar, Kabur Panjat Atap hingga Ditangkap Warga

Seorang pria berinisial MAA (27) diduga hendak memperkosa seorang karyawan spa berinisial FRD (32) di Kota Denpasar, Bali.
MAA sempat melarikan diri hingga memanjat atap rumah warga sebelum akhirnya ditangkap.
Video MAA yang terjebak di atap rumah lari dari kejaran warga viral di media sosial.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di sebuah spa di Jalan Tukad Baru, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.
"Saat ini pelaku telah diamankan polisi dan masih menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polresta Denpasar," kata Adi Saputra, dikonfirmasi Jumat (17/7/2026).
Dia menyampaikan, awalnya MAA datang ke tempat korban bekerja dan menanyakan layanan pijat.
Setelah dipersilakan masuk ke dalam ruangan bersama korban, MAA langsung menutup pintu.
Saat korban sedang mencharger telepon genggam sambil menghubungi atasannya untuk memberitahu ada tamu, MAA menghampiri korban dalam keadaan tanpa busana.
MAA lalu menarik korban ke arah kamar mandi sambil berusaha membuka pakaiannya. Korban pun melawan dengan memegang kusen pintu agar tidak diseret masuk.
"Saat korban melakukan perlawanan, pelaku memukul korban pada bagian siku kanan," ujar Adi Saputra.
Korban berteriak meminta pertolongan dan pelaku merespons dengan menyiram korban.
Korban sempat berusaha melarikan diri ke luar ruangan, namun ditahan oleh pelaku. Tidak lama kemudian, seorang saksi berinisial WMS (27) datang dan membuka pintu ruangan.
Mengetahui ada orang lain yang datang, pelaku kembali masuk ke kamar mandi. Kesempatan itu dimanfaatkan korban untuk keluar dan menyelamatkan diri.
Saksi WMS yang bekerja sebagai tukang cukur mengaku hendak menagih pelaku yang setelah potong rambut di tempatnya dan belum membayar. Namun, ia justru mendengar teriakan korban.
Ketika masuk ke dalam ruangan, WMS melihat pelaku sedang menarik korban ke arah kamar mandi.
WMS meminta pelaku menghentikan perbuatannya. Pelaku melepaskan korban dan melarikan diri ke jalan.
WMS bersama warga sekitar langsung mengejarnya. Pelaku sempat berusaha bersembunyi dengan naik ke atap rumah warga sebelum akhirnya berhasil ditangkap dan diserahkan ke polisi.
"Akibat kejadian korban merasa syok dan panik, dengan adanya percobaan pemerkosaan. Korban juga mengalami memar di siku kanan," ujar Adi Saputra.
Sebelumnya: Kasus WNI Kabur saat Tur di Korsel Bukan yang Pertama, Pernah Terjadi di AS dan Jepang
Selanjutnya: Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Artikel Terkait
- Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
- Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
- Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
- NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
- Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara
- 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
- Bahlil Akan Bikin Aturan, Akomodasi Putusan MK soal Izin Tambang untuk Ormas
- ASN Jaksel Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Wajib Naik Transum, Mobil Diderek
