Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda yang menyelipkan bahasa Indonesia dalam sambutannya di acara groundbreaking proyek LNG Abadi Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Ia mengatakan tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa.
"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan khusus untuk CEO dari Inpex Masela Saudara Takayuki Ueda. Saya terkesan bahwa Saudara bisa bahasa Indonesia. Terima kasih Inpex menunjuk orang seperti Takayuki Ueda ini. Saya lihat tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa Indonesia. Terima kasih Takayuki Ueda," kata Prabowo dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis .
Prabowo optimistis proyek ini akan berhasil dan bermanfaat bagi kedua negara. Bagi Indonesia, proyek ini menjadi pendorong kemajuan, khususnya kawasan Indonesia timur serta mendorong kemandirian energi.
"Saya ucapkan sekali lagi terima kasih, penghargaan kepada saudara-saudara, kepada rakyat Tanimbar, rakyat Maluku. Saya minta maaf saya belum hadir fisik, tapi kalau kepulauan barat daya saya sudah dua kali ke Pulau Moa. Dan saya berharap Pulau Moa sekarang sudah lumayan titik air bersih untuk rakyat Moa," ujarnya.
Diketahui, CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda memberikan sambutan di awal acara. Ia menggunakan bahasa Indonesia saat menyapa tamu yang hadir, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Di akhir sambutannya, Takayuki Ueda juga kembali menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan ia berpantun mengajak Indonesia bersatu bersama membangun energi untuk negeri.
Sebelumnya: Piala Dunia Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan Mental
Selanjutnya: Kerja di Bali dengan Visa Kunjungan, 3 WNA Pelanggar Izin Tinggal Dideportasi
Artikel Terkait
- Jangan Colok Kabel Cas ke HP Dulu Baru Adaptor ke Stopkontak, Ini Risikonya
- Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi
- Piala Dunia, Pelarian Sejenak dari Tekanan Hidup
- DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI
- Patroli Gabungan, Petugas Tutup 20 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan PT Antam Bogor
- Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
- Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut
- Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta
