Menkop Jelaskan Visi Presiden di Program KDKMP: Warga Desa Jadi Pelaku Ekonomi

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkap alasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dibuat. Ferry menjelaskan Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar perputaran uang tidak hanya berputar di Jakarta, tetapi juga di desa-desa.
"Kita akan bisa mendapati peran andil Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu untuk memutarkan peredaran uang yang semula oleh Bapak Presiden dianggap perputaran uang itu hanya di kota-kota besar bahkan lebih tepatnya lagi lebih banyak di Jakarta. Sekarang peredaran uang itu digelontorkan ke desa-desa," kata Ferry dalam paparannya pada acara Seminar Nasional KDKMP di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis .
Ferry mengatakan, lewat KDKMP, masyarakat desa kini dapat menjadi pelaku ekonomi. Sebelumnya, kata dia, masyarakat desa hanya menjadi objek ekonomi atau penerima manfaat saja.
"Kemudian masyarakat desa tidak lagi hanya sekadar sebagai objek ekonomi, bukan lagi sekadar sebagai penerima manfaat, tapi sekarang masyarakat di desa dan kelurahan dijadikan diubah menjadi subjek atau pelaku ekonomi, dibuatkan badan usaha namanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya.
Ferry mengatakan Prabowo selalu menyampaikan tentang keyakinannya soal uang dari konglomerat tidak akan bisa mengucurkan uangnya kepada masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat kemudian diberi akses permodalan melalui adanya KDKMP.
"Mereka diberikan akses permodalan yang ini menjadi pertama kalinya oleh Bapak Presiden, logika ini yang oleh Bapak Presiden, karena Bapak Presiden selalu menyampaikan, 'Kita tidak percaya bahwa ada teori yang mengatakan pertumbuhan ekonomi yang hanya menghasilkan berapa ratus orang konglomerat itu akan bisa mengucurkan trickle down effect,' teorinya itu netes ke bawah," katanya.
Dia menambahkan, KDKMP diharapkan mampu menguatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat di desa-desa.
"Oleh karena itu, karena Presiden punya kekuasaan, beliau sekarang ingin agar semua sumber daya alokasi, sumber daya otoritatif yang dimiliki oleh negara sekarang dikucurkan di desa-desa," ucap Ferry.
Lihat juga Video: Menkop Pastikan KDKMP Tak Matikan Usaha Agen Lokal
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
Selanjutnya: APINDO: Jaringan Digital Terbuka Bisa Pangkas Biaya UMKM
Artikel Terkait
- Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki
- Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
- Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
- Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG
- Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit Pohon
- Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
- BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri
- 7 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen
