Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah

Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay diduga menjadi korban penculikan saat menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya. Jesslyn disebut sempat teriak dan melawan.
Hal tersebut disampaikan kuasa hukum keluarga Jesslyn, Andi Darti. Andi mulanya mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin sekitar pukul 19.45 WIB di sebuah restoran di Mangga Besar, Jakarta Pusat, saat Jesslyn menghadiri ulang tahun keluarganya.
Menurut Andi, berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh pihak pelapor, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, Jesslyn diduga ditutup matanya, kemudian dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam. Jesslyn disebut sempat berteriak.
Andi mengatakan saat itu Jesslyn mencoba keluar dari mobil itu. Namun, katanya, Jesslyn langsung dibawa kabur.
"Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi dilansir kantor berita Antara, Selasa .
Andi mengatakan, sejak peristiwa tersebut, Jesslyn tidak lagi bisa dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya. Telepon seluler yang diduga digunakan Jesslyn juga disebut tidak dapat diakses.
Andi menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihak pelapor, polisi telah mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.
Menurut dia, pihak pelapor juga memperoleh informasi yang masih memerlukan verifikasi bahwa korban diduga melakukan perjalanan ke Malaysia melalui Semarang pada 14 Juli 2026. Di sisi lain, pelapor juga menerima informasi bahwa perangkat telepon seluler yang diduga milik korban masih terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran.
Ia menegaskan seluruh informasi tersebut masih memerlukan pendalaman oleh penyidik untuk memastikan kebenarannya.
"Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan pihaknya menerima laporan dugaan penculikan terhadap Jesslyn. Katanya, Jesslyn diduga diculik saat menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya di sebuah restoran di Mangga Besar, Jakarta Pusat.
"Saat ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi," kata Roby dalam keterangannya.
Roby mengatakan, laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA. Hingga kini, Polres Metro Jakarta Pusat masih menyelidiki kasus tersebut.
Sebelumnya: Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
Selanjutnya: RI Tambah Negara Bebas Visa: Turki, Brasil hingga Kazakhstan
Artikel Terkait
- AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing
- Kontribusi Besar LALIGA di Final Piala Dunia 2026, Sumbang 24 Pemain!
- PGN Pasok 2.500 MMBTU Gas ke Produsen Aspal
- Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas
- Polisi Tangkap Pengedar Upal di Tangerang, Duit Palsu Rp 68 Juta Disita
- Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa
- Perjalanan Terakhir Suami Istri, Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Sibolangit Saat Antar Anak Kuliah
- Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
