Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM

Kekeringan imbas musim kemarau mulai melanda kawasan Kota Bogor, Jawa Barat. Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, meminta PDAM menyiapkan langkah antisipasi kekurangan air bersih.
"Perumda Tirta Pakuan harus hadir membantu warga yang terdampak kekeringan dengan menyiapkan distribusi air bersih melalui tangki air," kata dia dalam keterangannya, Sabtu .
Fenomena perubahan iklim, menurutnya, telah berdampak pada penurunan ketersediaan air, termasuk di wilayahnya. Dampaknya terutama terasa bagi masyarakat yang masih mengandalkan air sumur.
Namun hal tersebut merupakan langkah jangka pendek penanganan. Untuk langkah jangka panjang, dia meminta masyarakat mendaftarkan sambungan baru.
"Masyarakat yang belum memiliki sambungan air bersih untuk mulai mendaftarkan pemasangan sambungan baru sebagai langkah antisipasi kebutuhan air bersih ke depan," jelasnya.
Dia mengatakan dampak kemarau juga berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air di PDAM. Debit Sungai Ciliwung dan Cisadane yang menjadi sumber air baku mengalami penurunan.
Dedie meminta PDAM terus melakukan upaya menjaga ketersediaan air untuk masyarakat. Termasuk memantau kondisi sumber air baku, dan menyiapkan mitigasi gangguan pasokan air.
"Sebagai informasi, saat ini jumlah pelanggan Perumda Tirta Pakuan sebanyak 197.638 SR sambungan atau 75,46% dari jumlah rumah tangga di Kota Bogor," pungkasnya.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami
Selanjutnya: Mengejar Senja di Labuan Bajo, Golo Mori Sunset Run Digelar Agustus 2026
Artikel Terkait
- Darurat Emisi, Denpasar Belajar dari Jakarta Demi Selamatkan Ekologi
- Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap
- Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
- Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran
- Alasan Prabowo Terbitkan Perpres yang Jadi Landasan TNI Jaga Rumah Eks Jampidsus
- Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
- KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
- Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
