Polisi Ungkap Siswa MAN 3 Padang Bawa 4 Bom Rakitan, 1 Meledak

Polisi mengungkap siswa Madrasah Aliyah Negeri 3, Padang, Sumatera Barat , membawa empat bom rakitan. Dari empat bom, hanya satu yang meledak dengan daya rendah.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Brimob, polisi menemukan satu bom rakitan yang telah meledak dan tiga bom rakitan lainnya yang belum sempat diledakkan. Jadi satu yang sudah meledak di MAN 3, dan ada tiga lagi yang belum meledak," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, dilansir detikSumut, Kamis .
Polisi telah memeriksa tujuh orang saksi. Para saksi itu terdiri atas sejumlah guru, petugas keamanan sekolah, pelaku, serta pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut.
Selain melakukan pendalaman kasus tersebut, fokus utama kepolisian saat ini melakukan pemulihan psikologis. R diduga mengalami tekanan mental yang cukup berat akibat dugaan perundungan yang dialaminya.
"Fokus kita saat ini melakukan rehabilitasi terhadap anak tersebut dan memberikan pendampingan. Walaupun dia pelaku, dia juga syok dengan kejadian ini. Dia juga korban karena tertekan secara psikologis akibat dugaan bullying," katanya.
Polisi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait juga berkoordinasi untuk memastikan masa depan anak tersebut tetap mendapat perhatian, sembari menunggu proses hukum yang masih berlangsung di Polresta Padang.
Baca selengkapnya di sini.
Lihst juga Video: Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, 1 Siswa Diamankan
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Dishub DKI Jakarta Awasi Ketat Truk ODOL Saat Uji KIR
Selanjutnya: Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- Sukses Gelar Konser Tunggal, The Neighbourhood Janji Kembali ke Indonesia
- Cegah Truk ODOL Masuk Jalan Protokol Jakarta, Jembatan Timbang Perlu Ditambah
- Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam
- Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari
- Final Piala Dunia: Si Paling Ngotot Vs Si Paling Sabar
- Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
- "Mereka Tak Butuh Empati, tapi Keadilan Pendidikan" Kala Sekolah Wilayah 3T Tak Terjamah Negara
- Viral Video Dishub Dharmasraya Tarik Retribusi Truk Antre BBM, Kadishub: Bukan Pungutan di Dalam SPBU
