Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel

Pihaknya memiliki tujuan untuk memberi efek jera. Namun tidak mengesampingkan sisi mendidik anak supaya berkegiatan positif. Balap liar di Situbondo marak terjadi saat malam hari.
"Kami bukannya ingin memberatkan wali murid tetapi ini sisi mendidik kami supaya anak lebih baik," katanya.
Pemkat Situbondo berencana akan menyita kendaraan yang digunakan untuk balap liar dalam waktu yang panjang.
"Rencana kedua menyita dan menilang kendaraannya, biar lama tidak apa-apa supaya ada efek jera," katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas kepada sekolah. Setiap sekolah memiliki Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tentang disiplin dan pendidikan setiap murid. Jika murid sudah sangat menyusahkan maka pihak sekolah diperbolehkan mengeluarkan murid tersebut.
"Ada KSP setiap sekolah, jika murid itu sudah diberi peringatan berkali-kali tidak mau maka sekolah boleh mengeluarkan murid tersebut," katanya.
Sebelumnya: Pigai Dorong Penyelesaian Konflik Adonara Lewat Pendekatan Budaya, Ini Alasannya
Selanjutnya: Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
Artikel Terkait
- Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
- BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik
- Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional
- Dilaporkan Lagi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Roy Suryo: Enggak Apa-apa
- Polwan Polda Riau Raih 7 Medali Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup
- DLH Sanksi Pembakar TPS Ilegal di Cikeas, Wajib Bersihkan dan Pulihkan Lahan
- Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
- Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap
