Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel

Pihaknya memiliki tujuan untuk memberi efek jera. Namun tidak mengesampingkan sisi mendidik anak supaya berkegiatan positif. Balap liar di Situbondo marak terjadi saat malam hari.
"Kami bukannya ingin memberatkan wali murid tetapi ini sisi mendidik kami supaya anak lebih baik," katanya.
Pemkat Situbondo berencana akan menyita kendaraan yang digunakan untuk balap liar dalam waktu yang panjang.
"Rencana kedua menyita dan menilang kendaraannya, biar lama tidak apa-apa supaya ada efek jera," katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas kepada sekolah. Setiap sekolah memiliki Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tentang disiplin dan pendidikan setiap murid. Jika murid sudah sangat menyusahkan maka pihak sekolah diperbolehkan mengeluarkan murid tersebut.
"Ada KSP setiap sekolah, jika murid itu sudah diberi peringatan berkali-kali tidak mau maka sekolah boleh mengeluarkan murid tersebut," katanya.
Sebelumnya: Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
Selanjutnya: Rumah Mewah di Grand Polonia Meledak, Kapolrestabes Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam
Artikel Terkait
- Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
- Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel
- Konser Akbar Monas Berpotensi Picu Macet, Simak Jalur Alternatifnya
- Prakiraan BMKG: 15 Provinsi Dilanda Hujan Lebat Besok 19 Juli 2026
- KAI "Blacklist" 19 Pelaku Kekerasan Seksual, Penumpang Diminta Berani Melapor
- Prakiraan BMKG: 15 Provinsi Dilanda Hujan Lebat Besok 19 Juli 2026
- Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
- Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
