Klinik Morula IVF 28 Tahun, Saat Teknologi Reproduksi Buka Jalan Menjadi Orangtua

“Setiap bayi yang lahir adalah pengingat bahwa harapan selalu layak untuk diperjuangkan. Kami ingin terus berjalan bersama lebih banyak keluarga Indonesia, memberikan pendampingan terbaik di setiap langkah menuju hadirnya buah hati,” katanya dalam siaran pers.
Di usianya yang hampir tiga dekade, klinik fertilitas ini menandai perjalanan panjang dalam mendampingi ribuan pasangan mewujudkan impian menjadi orang tua. Saat ini Morula IVF telah memiliki 11 cabang di seluruh Indonesia.
Puncak perayaan
Sebagai bentuk rasa syukur dan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan selama 28 tahun ini, Morula IVF Indonesia menghadirkan berbagai apresiasi yang dirancang untuk membantu lebih banyak pasangan mewujudkan impian memiliki keluarga.
Acara apresiasi tersebut akan digelar pada 25–26 Juli 2026 di Pullman, Central Park Jakarta, dengan tema yang bertajuk "28 Years of Delivering Hope".
Dalam momen istimewa ini, Morula ingin merangkul lebih banyak lagi pasangan pejuang buah hati dengan menghadirkan dukungan nyata yang dihadirkan oleh 28 dokter spesialis obgyn berpengalaman.
Selain itu, sejumlah acara telah disiapkan antara lain talkshow yang menghadirkan Olivia Allan Sumargo sebagai pasien sukses dari Morula IVF Indonesia.
Olivia akan berbagi cerita tentang perjuangannya bersama Denny Sumargo menjemput buah hati bernama Gabriella (Biel). Setelah mengalami kegagalan beberapa kali program IVF di luar negeri, Olivia dan Denny Sumargo akhirnya berhasil program IVF di Morula IVF Indonesia.
Ditambahkan oleh dr.Ivan, bagi Morula, peringatan hari jadi bukan hanya tentang merayakan usia, tetapi juga merayakan setiap harapan yang tumbuh, setiap keluarga yang lahir, dan setiap mimpi yang akhirnya menjadi nyata.
Sebelumnya: Lepas 135 Karyawan Umrah, ParagonCorp Diapresiasi Menhaj
Selanjutnya: MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap
Artikel Terkait
- Ketua Komisi III DPR Dengar Info Ada Bunker Lain di Kasus Febrie Adriansyah
- BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun pada Era Dadan Hindayana
- Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg
- BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
- Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
- Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
- Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
- Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
