Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi

Tanaman yang menyerupai bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga di Kranji, Kota Bekasi. Bentuknya yang mencolok membuat warga penasaran untuk melihat.
Pantauan detikcom di Jalan Lapangan Bola, Kranji, Kota Bekasi, Sabtu , tanaman menyerupai bunga bangkai itu tampak tumbuh di sebuah pekarangan kontrakan warga. Tanaman itu tumbuh berdekatan dengan tanaman lainnya.
Sekilas, bentuknya memang mirip bunga bangkai. Tanaman itu memiliki kelopak berukuran besar dengan batang bunga yang menjulang di bagian tengah.
Meski begitu, tanaman tersebut tidak mengeluarkan bau busuk seperti bunga bangkai. Ukurannya pun tidak terlalu tinggi.
Pemilik tanaman, Warsini, mengatakan tanaman itu sebenarnya adalah pohon suweg. Bibitnya dibawa suaminya, Juari, dari kampung halamannya di Pacitan, Jawa Timur, lalu ditanam di pekarangan rumah.
"Itu ayahnya katanya nanam pohon suweg tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur," ujar Warsini saat ditemui detikcom di kediamannya, Kranji, Kota Bekasi.
Warsini mengatakan suaminya memang sudah beberapa kali menanam suweg di lokasi tersebut. Tanaman itu sengaja ditanam karena umbinya bisa dikonsumsi.
Namun, kata dia, tanaman suweg yang ditanam kali ini menghasilkan bunga mekar menyerupai tanaman bunga bangkai. Menurutnya, bunga tersebut mulai mekar sekitar tiga hingga empat hari lalu.
"Buahnya di dalam, di dalam, dalam tanah. Dia kayak talas. Mekarnya kan baru tiga hari, empat hari kemarin. Mekar sendiri," jelas Warsini.
Meski bentuk suweg menyerupai bunga bangkai, Warsini mengaku tidak mencium bau menyengat dari tanaman tersebut. Warsini pun pun memilih membiarkan tanaman itu tetap tumbuh meski kini ramai menjadi perhatian warga.
"Nggak tahu sih. Orang di situ juga dekat sampah, ya bau nggak bau," kata dia.
"Diemin aja. Biarin aja dia hidup, ntar mati sendiri dia. Silakan aja ngelihat, orang kalau mau ini mah," pungkasnya.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
Selanjutnya: Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000
Artikel Terkait
- Hasil Japan Open 2026: Bekal Berharga Ubed dari Anders Antonsen
- Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
- Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
- Umur Pendek Ancaman Trump soal Tarif 20% di Selat Hormuz
- BI Ingin Perkuat Posisi Indonesia sebagai Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia
- Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat
- Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang
- Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau
