Jepang Akan Operasikan Kereta Hidrogen Hybrid Pertama pada 2027

Konsep kereta Hybari yang ramah lingkungan
Kereta bernama Hybari ini menggunakan teknologi hydrogen hybrid, yakni menggabungkan fuel cell (sel bahan bakar hidrogen) dan baterai penyimpanan sebagai sumber tenaga.
Listrik untuk menggerakkan kereta dihasilkan melalui reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen. Proses tersebut tidak menghasilkan emisi karbon dioksida (CO₂), sehingga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan kereta berbahan bakar diesel.
Dalam sekali pengisian hidrogen, kereta Hybari mampu menempuh jarak sekitar 70 kilometer.
JR East telah melakukan uji coba kereta Hybari sejak 2022 untuk menguji performa serta kestabilan operasionalnya sebelum digunakan secara komersial.
Pengembangan kereta ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan sekaligus mengurangi emisi karbon dari layanan transportasi kereta api di Jepang.
Jika berjalan sesuai rencana, Hybari akan menjadi kereta hidrogen hybrid pertama yang beroperasi secara komersial di Jepang, sekaligus menandai langkah baru negara tersebut dalam menghadirkan moda transportasi yang lebih berkelanjutan.
Sebelumnya: Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
Selanjutnya: RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan
Artikel Terkait
- Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
- Kasus Korupsi Irak: Emas 375 Kg Disita, Uang Miliaran di Saluran Air
- Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih
- PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
- BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
- Daftar 15 Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Hasil Pilkada 2024 yang Ditangkap KPK dari 2025-2026
- BMKG Ungkap Penyebab Bogor Hujan Usai Berhari-hari Kekeringan
- Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
