Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka

Polisi mengungkap ada sembilan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
"Kendaraan yang alami kecelakaan 1 truk fuso, 2 truk cold diesel, 5 minibus, dan 1 sepeda motor," kata Ferry dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com.
"Korban ada 12 orang, di antaranya 4 orang meninggal dunia dan 8 orang luka-luka," tambahnya.
Daftar Korban
Adapun untuk warga yang meninggal dunia ialah Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.
Sementara itu, korban yang terluka dibawa ke puskesmas terdekat, Siti Mawan (61) dan Pebrianto Siburian (31).
Korban yang dibawa ke RSUP Adam Malik antara lain Rafika Lince (41), Harta Ulina (50), Seventri Amandasari Manihuruk (27), Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23).
Kombes Ferry Walintukan mengatakan, kecelakaan itu diduga dipicu oleh adanya truk dengan muatan galon air mineral yang mengalami rem blong.
"Truk ini mengalami rem blong dari arah Karo menuju Medan dan menabrak 8 kendaraan lainnya," kata Ferry.
Sementara untuk kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah dilakukan evakuasi ke sisi kanan dan kiri jalan.
"Arus lalu lintas dari dua arah, Medan-Karo sudah berjalan lancar," ujarnya.
Sebelumnya: PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
Selanjutnya: Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
- Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media Iran
- Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
- Jawab Rumor Setelah 27 Tahun, Elaine Ng Sebut Jackie Chan Tak Pernah Meminta Tes DNA Putrinya
- Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
- Pilu Ratusan Petani Tebu Indramayu, Honor yang Dijanjikan Pemerintah Tak Kunjung Cair
- Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta
- Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson
