Hari Kelima Pencarian KM Nurul Salsa, Dua Korban Ditemukan Terdampar di Pulau Balaloho

Dievakuasi Menggunakan Kapal Perang KRI Marlin 877
Andi menjelaskan, setelah berhasil diselamatkan dari bibir pantai pulau terpencil tersebut, kedua korban langsung dipindahkan ke atas dek kapal perang KRI Marlin 877 untuk proses evakuasi medis darurat. Saat ini, kapal tengah dalam perjalanan laut menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Penemuan kedua korban ini menambah panjang daftar manifest penumpang selamat dari petaka tenggelamnya kapal kayu tersebut di wilayah perairan sebelah barat Pulau Polassi.
Dengan adanya perkembangan mutakhir ini, data sementara korban KM Nurul Salsa tercatat sebanyak 59 orang dinyatakan selamat, 1 orang penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan tersisa sebanyak 18 orang penumpang lain yang hingga kini masih dalam proses pencarian intensif.
Wilayah Pencarian Diperluas hingga 1.305 Nautical Mile
Hingga hari kelima, operasi kemanusiaan ini masih terus berlangsung dengan melibatkan penambahan personel serta perluasan wilayah penyisiran di laut lepas.
Area pencarian kini diperluas hingga mencakup luasan 1.305 nautical mile persegi (nm²) yang dibagi secara sistematis ke dalam empat sektor utama.
Pergerakan taktis di lapangan didukung penuh oleh armada utama dari Basarnas dan TNI AL, meliputi KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, serta KRI Hiu 634.
Pergerakan ini juga dibantu penuh oleh jajaran personel TNI, Polri, BPBD, pihak Syahbandar, hingga puluhan kapal nelayan lokal.
Pihak Basarnas Makassar berharap kendala cuaca ekstrem dan kondisi perairan yang saat ini tengah dipengaruhi oleh gelombang tinggi berkisar antara 2 hingga 3 meter tidak menyurutkan semangat juang seluruh personel SAR gabungan di lapangan.
Sebagai informasi, KM Nurul Salsa sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Selayar.
Namun, kapal yang memuat total 78 orang penumpang tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan laut hingga tenggelam pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA saat berada di posisi koordinat sekitar 43 nautical mil dari Pelabuhan Benteng.
Sebelumnya: Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak
Selanjutnya: Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
Artikel Terkait
- Soroti Perang dan Konflik Global, Prabowo: Bersyukur Kawasan Kita dalam Damai
- Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
- Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
- Australia Ingin Belajar Praktik Dialog Lintas Agama dari Indonesia
- Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru
- Film Aku Sebelum Aku: Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang
- Pemkab Buleleng Berencana Gabung 4 Sekolah demi Efektivitas Pendidikan
- Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
