Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela

Presiden Prabowo Subianto meminta maaf tidak menghadiri secara langsung proyek liquefied natural gas Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku. Prabowo lantas mengatakan dirinya berutang kepada masyarakat Maluku.
Hal itu disampaikan Prabowo di awal sambutannya dalam peresmian LNG Abadi Masela, dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis . Prabowo mengatakan peresmian ini merupakan momen bersejarah bagi pembangunan investasi.
"Sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Mahakuasa, Tuhan Mahabesar yang memiliki sekalian alam atas segala karunia berkah dan kebaikan serta kedamaian yang masih diberikan kepada kita dan juga atas napas dan kesehatan yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul hari ini dalam suatu momen bersejarah, momen yang sangat penting dalam perjalanan pembangunan bangsa, yakni acara groundbreaking proyek strategis nasional LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku," ujar Prabowo.
Prabowo lantas meminta maaf atas ketidakhadiran dirinya secara langsung. Ia mengungkap alasannya tidak dapat hadir secara langsung dalam groundbreaking tersebut karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan di Jakarta.
"Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung. Tapi, karena ada berbagai acara yang tidak bisa ditinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada Saudara-saudara sekalian," ujarnya.
Prabowo merasa berutang kepada masyarakat Maluku. Ia berjanji akan melunasi utang tersebut dengan berkunjung ke Maluku di lain waktu.
"Tentunya ini merupakan utang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi," ujarnya.
Simak juga Video: Prabowo soal Proyek Gas Masela: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat!
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kisah Awal Pertemuan Messi dan Lamine Yamal Sebelum Final Piala Dunia 2026
Selanjutnya: Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
Artikel Terkait
- Tarif Naturalisasi hingga Lepas Status WNI Naik Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
- Cekcok Duit dan Ganti Rugi Motor Picu Delon Bunuh Yani di Sukabumi
- MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
- HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'
- Jelang Perancis vs Inggris, Tuchel Bela Diri Soal Kalah dari Argentina
- Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan
- Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung
- Setahun Eksploitasi Bug PayPal untuk "Curi" Laptop, Pelaku Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi
